Selasa, 22 September 2015

Ketika para artis "Air Mata Fatimah" bertemu dengan Bupati Purwakarta

Dwika Andika, Bapak H. Dedi Mulyadi, Anindika Widya berpose bersama setelah acara ramah tamah di Pendopo Kabupaten Purwakarta
Siang yang panas di penghujung musim kemarau 17 September 2015, tidak menyurutkan niat kami bersama para kru dan artis film “Air Mata Fatimah” bertemu dengan Bapak H. Dedi Mulyadi SH, selaku Bupati Purwakarta di Pendopo Kabupaten.

Bersama kami ada Dwika Andika, Anindika Widya, dan sutradara Oka Mahadi beserta kru dari PH Cosmics, sekaligus menyerahkan undangan pemutaran perdana film Air Mata Fatimah dan perkembangan Badega Gunung Parang sejauh ini.

Bupati Purwakarta, Bp. H Dedi Mulyadi SH, menyampaikan salam pembukaan untuk pemutaran film "Air Mata Fatimah"

Secara tidak langsung Bapak H. Dedi Mulyadi SH, menyampaikan pesan dan kesan tentang film Air Mata Fatimah yang telah mengambil lokasi syuting di Badega Gunung Parang, yang secara tidak langsung telah mengangkat salah satu keindahan alam di Purwakarta.

Dan beliau juga menyampaikan visi dan misinya ke depan tentang pengembangan pariwisata di Purwakarta dan lingkar Gunung Parang khususnya. 
Diharapkan melalui film Air Mata Fatimah, kabupaten Purwakarta semakin dikenal lagi di Indonesia.

Badega Gunung Parang bersama para artis dan kru "Air Mata Fatimah"
Tidak hanya berhenti disini, PH Cosmic yang diwakili oleh sutradara Oka Mahadi menyampaikan rencananya untuk membuat satu film lagi yang akan mengambil tempat masih di lingkar Gunung Parang dan sekitarnya, dengan mengambil cerita yang bertemakan religi dan pendidikan.

Pada akhirnya, semua komponen bersinergi di Badega Gunung Parang, mulai dari budayawan, politikus, dan petualang, serta orang kampung untuk membawa nama Indonesia melalui sebuah film.

Bukankah ini sebuah cerita yang indah?